Pho & Fho: Apa Bedanya? Kupas Tuntas Istilah Viral Ini!

Table of Contents

Sebagai pecinta kuliner, pasti kamu sering mendengar atau bahkan sudah mencicipi kelezatan pho. Makanan asal Vietnam ini memang sudah sangat populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tapi, pernahkah kamu bertanya-tanya, sebenarnya apa sih pho itu? Lalu, bagaimana dengan “fho”? Apakah itu varian lain dari pho atau malah makanan yang berbeda sama sekali? Yuk, kita bahas tuntas di artikel ini!

Apa Itu Pho Sebenarnya?

Pho (dibaca “fuh”) adalah hidangan sup mi khas Vietnam yang sangat ikonik. Makanan ini bukan sekadar sup biasa, lho! Pho memiliki cita rasa yang kaya dan kompleks, perpaduan antara kaldu yang gurih, mi yang lembut, daging yang empuk, dan rempah-rempah aromatik yang menghangatkan tubuh. Rasanya yang segar dan comforting membuat pho cocok dinikmati kapan saja, baik saat cuaca dingin maupun panas.

Apa Itu Pho Sebenarnya
Image just for illustration

Sejarah Singkat Pho

Tahukah kamu, pho ternyata punya sejarah yang cukup panjang dan menarik? Konon, pho pertama kali muncul di awal abad ke-20 di wilayah Vietnam Utara, tepatnya di sekitar kota Hanoi. Ada beberapa teori mengenai asal-usul nama “pho”. Salah satu teori yang paling populer menyebutkan bahwa kata “pho” berasal dari bahasa Prancis, yaitu “pot-au-feu”, yang berarti “panci di atas api”. Hal ini karena pada masa kolonial Prancis di Vietnam, ada pengaruh kuliner Prancis yang masuk ke Vietnam. Teori lain mengatakan bahwa “pho” berasal dari kata Kanton “phan” yang merujuk pada jenis mi beras.

Apapun asal-usulnya, yang jelas pho berkembang pesat di Vietnam dan menjadi makanan sehari-hari yang digemari banyak orang. Awalnya, pho hanya dijual oleh pedagang kaki lima yang menjajakannya dengan pikulan. Seiring waktu, popularitas pho semakin meningkat, dan kini kita bisa menemukan restoran pho di berbagai penjuru dunia.

Bahan-Bahan Utama Pho

Rasa pho yang khas dan lezat berasal dari kombinasi bahan-bahan berkualitas dan proses pembuatan yang cermat. Berikut adalah beberapa bahan utama dalam semangkuk pho:

  • Kaldu: Ini adalah kunci utama kelezatan pho. Kaldu pho biasanya dibuat dari tulang sapi atau tulang ayam yang direbus dalam waktu yang lama, bisa mencapai beberapa jam. Proses perebusan ini menghasilkan kaldu yang kaya rasa dan aroma. Selain tulang, kaldu pho juga seringkali ditambahkan rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, kapulaga, adas bintang, dan biji ketumbar yang disangrai terlebih dahulu untuk mengeluarkan aromanya. Beberapa resep juga menambahkan jahe dan bawang bombay yang dibakar untuk menambah kompleksitas rasa kaldu.

  • Mi: Mi yang digunakan dalam pho adalah mi beras pipih yang disebut banh pho. Mi ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, serta mudah menyerap rasa kaldu. Banh pho tersedia dalam bentuk kering dan segar. Untuk pho, biasanya digunakan banh pho segar karena teksturnya lebih lembut dan tidak mudah hancur saat direndam dalam kuah panas.

  • Daging: Daging yang paling umum digunakan dalam pho adalah daging sapi dan daging ayam. Untuk pho daging sapi (pho bo), biasanya digunakan berbagai potongan daging sapi seperti irisan daging sapi tipis (tai), daging sandung lamur (nam), daging brisket (gau), atau bakso sapi (bo vien). Untuk pho daging ayam (pho ga), tentu saja menggunakan daging ayam, baik itu daging dada ayam, paha ayam, atau bahkan jeroan ayam. Daging-daging ini biasanya direbus atau direbus sebentar agar empuk dan tidak alot.

  • Pelengkap: Semangkuk pho biasanya disajikan dengan berbagai pelengkap segar yang menambah cita rasa dan tekstur. Pelengkap yang umum antara lain tauge, daun mint, daun ketumbar, daun basil Thailand, irisan cabai, irisan jeruk nipis, dan saus hoisin serta saus sriracha. Pelengkap ini memberikan kesegaran, aroma, dan rasa pedas yang melengkapi kelezatan pho.

Jenis-Jenis Pho yang Populer

Meskipun pho berasal dari Vietnam Utara, seiring perkembangannya, muncul berbagai variasi pho di berbagai wilayah Vietnam, bahkan di luar Vietnam. Berikut adalah beberapa jenis pho yang populer:

  • Pho Bo (Pho Daging Sapi): Ini adalah jenis pho yang paling umum dan paling banyak dikenal. Pho bo menggunakan kaldu sapi yang kaya rasa dan disajikan dengan berbagai potongan daging sapi. Ada beberapa varian pho bo berdasarkan jenis daging sapi yang digunakan, seperti pho bo tai (dengan irisan daging sapi tipis), pho bo chin (dengan daging sapi yang direbus matang), pho bo tai nam (campuran daging sapi tipis dan sandung lamur), dan lain-lain.

  • Pho Ga (Pho Daging Ayam): Sebagai alternatif bagi yang tidak makan daging sapi, ada pho ga yang menggunakan kaldu ayam yang lebih ringan namun tetap gurih. Pho ga biasanya disajikan dengan suwiran daging ayam dan seringkali ditambahkan irisan daun bawang. Pho ga juga populer karena rasanya yang lebih segar dan light.

  • Pho Chay (Pho Vegetarian): Bagi vegetarian, ada juga pho chay yang merupakan versi vegetarian dari pho. Pho chay menggunakan kaldu sayuran yang dibuat dari berbagai jenis sayuran seperti lobak, wortel, dan jamur. Sebagai pengganti daging, pho chay biasanya menggunakan tahu, jamur, atau sayuran lainnya.

  • Pho Cuon (Pho Gulung): Ini adalah variasi pho yang unik dan berbeda dari pho sup. Pho cuon terbuat dari lembaran mi beras yang lebar dan tipis yang diisi dengan daging sapi atau udang yang sudah dibumbui, serta sayuran seperti selada dan daun ketumbar. Pho cuon disajikan dingin dengan saus celup yang asam manis.

  • Pho Xao (Pho Goreng): Varian pho lainnya yang berbeda adalah pho xao, yaitu mi pho yang digoreng bersama daging sapi atau ayam, sayuran, dan bumbu-bumbu. Pho xao memiliki rasa yang gurih dan sedikit manis, serta tekstur mi yang kenyal dan sedikit gosong.

Bagaimana Cara Menikmati Pho yang Nikmat?

Menikmati pho tidak hanya sekadar makan, tapi juga sebuah pengalaman kuliner yang menyenangkan. Berikut adalah beberapa tips untuk menikmati pho dengan maksimal:

  1. Perhatikan Aromanya: Saat semangkuk pho dihidangkan, hirup aromanya terlebih dahulu. Aroma kaldu yang kaya rempah dan daging yang gurih akan membangkitkan selera makan.

  2. Tambahkan Pelengkap: Jangan ragu untuk menambahkan pelengkap sesuai selera. Tauge, daun mint, daun ketumbar, dan basil Thailand akan memberikan kesegaran dan aroma yang berbeda. Irisan cabai dan saus sriracha bagi yang suka pedas, serta perasan jeruk nipis untuk menambah rasa asam segar.

  3. Cicipi Kaldunya Terlebih Dahulu: Sebelum menambahkan apapun, cicipi kaldunya terlebih dahulu. Kualitas kaldu adalah kunci utama kelezatan pho. Rasakan kompleksitas rasa rempah dan gurihnya kaldu yang meresap.

  4. Makan dengan Sumplit dan Sendok: Cara tradisional menikmati pho adalah dengan menggunakan sumpit untuk mengambil mi dan daging, serta sendok untuk menyeruput kuahnya.

  5. Jangan Ragu untuk Meminta Tambahan: Jika kamu merasa kurang dengan pelengkap atau ingin menambahkan mi, jangan ragu untuk meminta tambahan kepada pelayan restoran. Biasanya, restoran pho akan dengan senang hati memberikan tambahan pelengkap secara gratis.

Fakta Menarik Tentang Pho

  • Makanan Nasional Vietnam: Pho dianggap sebagai salah satu makanan nasional Vietnam dan menjadi simbol kuliner negara tersebut.

  • Populer di Seluruh Dunia: Popularitas pho sudah mendunia. Kamu bisa menemukan restoran pho di berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat, Kanada, Australia, Eropa, hingga Asia.

  • Festival Pho: Saking populernya, di beberapa negara bahkan diadakan festival pho untuk merayakan kelezatan makanan ini.

  • Variasi Regional: Meskipun pho berasal dari Vietnam Utara, setiap wilayah di Vietnam memiliki variasi pho sendiri dengan cita rasa yang sedikit berbeda. Misalnya, pho di Vietnam Selatan cenderung lebih manis dan menggunakan lebih banyak pelengkap.

  • Sehat dan Bergizi: Pho bisa menjadi pilihan makanan yang sehat dan bergizi. Kaldu pho yang dibuat dari tulang mengandung kolagen dan mineral yang baik untuk tubuh. Sayuran segar yang menjadi pelengkap juga kaya akan vitamin dan serat.

Lalu, Bagaimana dengan “Fho”?

Setelah membahas panjang lebar tentang pho, sekarang mari kita bahas tentang “fho”. Jika kamu mencari informasi tentang “fho” di internet, kemungkinan besar kamu akan kesulitan menemukan definisi atau penjelasan yang jelas. Hal ini karena kemungkinan besar, “fho” adalah kesalahan penulisan atau typo dari kata “pho”.

Kemungkinan "Fho" adalah Typo dari "Pho"
Image just for illustration

Dalam bahasa Vietnam, tidak ada hidangan yang dikenal dengan nama “fho”. Pengucapan “pho” dalam bahasa Vietnam memang terdengar seperti “fuh”, namun penulisan yang benar tetaplah “pho”. Kemungkinan besar, orang yang mencari informasi tentang “fho” sebenarnya ingin mencari tahu tentang pho, namun salah mengetik atau salah mendengar pengucapannya.

Jadi, jika kamu menemukan istilah “fho”, jangan bingung! Kemungkinan besar itu hanyalah pho yang salah tulis. Fokuslah untuk mencari informasi tentang pho, dan kamu akan menemukan banyak sekali hal menarik dan lezat tentang sup mi Vietnam yang mendunia ini.

Kesimpulan

Pho adalah hidangan sup mi Vietnam yang kaya rasa dan sejarah. Dengan kaldu yang gurih, mi yang lembut, daging yang empuk, dan pelengkap segar, pho menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Berbagai jenis pho yang ada, mulai dari pho bo, pho ga, hingga pho chay, menunjukkan fleksibilitas dan popularitas makanan ini. Sedangkan “fho” kemungkinan besar adalah typo dari pho, jadi jangan sampai terkecoh!

Sekarang kamu sudah lebih paham tentang pho dan “fho”, bukan? Yuk, jangan ragu untuk mencoba kelezatan pho di restoran Vietnam terdekat atau bahkan mencoba membuatnya sendiri di rumah. Selamat menikmati!

Bagaimana pendapatmu tentang pho? Apakah kamu punya pengalaman menarik atau tips khusus saat menikmati pho? Yuk, bagikan di kolom komentar di bawah ini!

Posting Komentar